Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Diduga, Gara-Gara Pandangan BPD Terkait LKPPD Belum Ditanggapi, BPD Dan Aliansi Peduli Lewotana Desa Dikesare, Lapor Kades Ke Kejaksaan?

Sebelumnya Sekretaris BPD dikesare kepada awak media mengatakan, Kami secara Lembaga telah menanggapi Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dikesare tahun 2022 dan 2023 atas laporan yang disampaikan oleh Kepala Desa, namun tidak ditanggapi balik oleh Kepala Desa. Hal inilah yang menjadi pertanyaan bagi kami secara Lembaga atas pengelolaan keuangan desa", tegas Marsel.

Indonesiasurya
Kamis, 06 Juni 2024 | 07:21:17 WIB
Foto ilustrasi

Lewoleba,Indonesiasurya.Com - Aksi Lapor melapor yang digalang Aliansi peduli Lewotana desa Dikesare ke pihak kejaksaan tanggal 13 mei 2024 dan BPD tanggal 4 Juni 2024, oleh kepala desa dikatakan bahwa, ini membuktikan kepada publik Lembata bahwa dinamika di desa dikesare kecamatan Lebatukan kabupaten Lembata jalan meskipun, yang terjadi adalah politik saling curiga.

menanggapi tudingan bahwa kades tidak transparan dalam pengelolaan anggaran desa, kepala desa muda ini mengatakan, mau terbuka seperti apa lagi? copyan APBDes  sudah dibagikan juga ke bpd, jadi kalau dibilang mereka tidak tahu itu sangat tidak mungkin. 

Urus Lewotana itu tidak mudah tapi, jika  ada yang punya niat lain untuk menghalangi kebaikan kampung maka, saya mau katakan silakan saja. Bagi saya, semua masalah ada didepan Mata dan terjadi selama ini, lantas kenapa tidak diurus malah mencari-cari masalah lain? ungkap kepala desa 

Bagi Sisko selama ini ada banyak persoalan di desa yang terkesan dilindungi dan didiamkan oleh  BPD dengan tahu dan mau ujar Sisko.

"saya duga, dasar laporan BPD ke kejaksaan ini karena, saat mereka membuat padangan resmi BPD (LKPPD) tanggal, 18 April 2024 lalu dan meminta agar kades menanggapi tapi hingga deadline waktu, saya tidak juga berikan tanggapan. Bagi saya ini harusnya tidak jadi masalah karena, dokumen BPD, baru saya terima tanggal 20 mei 2024. pertanyaan mengapa dokumen itu tidak disampaikan sesuai jadwal?

Sebelumnya Sekretaris BPD dikesare kepada awak media mengatakan, Kami secara Lembaga telah menanggapi Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Dikesare tahun 2022 dan 2023 atas laporan yang disampaikan oleh Kepala Desa, namun tidak ditanggapi balik oleh Kepala Desa. Hal inilah yang menjadi pertanyaan bagi kami secara Lembaga atas pengelolaan keuangan desa", tegas Marsel.

kami menilai ada beberapa hal yang patut dipertanyakan, seperti ; penyertaan modal ke BUMDES senilai 71.282.832,42 juta untuk pengadaan rompong, senilai 33.455.000 juta rupiah namun, tidak sesuai bukti fisik dan beberapa item kegiatan lain. 

Sisko secara tegas mengatakan, apa yang tidak ada bukti? rompong desa, sudah dua tahun di manfaatkan.plus tiga bodi sudah desa adakan untuk kepentingan masyarakat. jangan mencari-cari masalah.

Marsel sekretaris BPD juga kepada media mempertanyakan soal, dugaan pembayaran gaji fiktif kepada seksi yang secara fisik tidak ada orangnya selama 8 bulan sebesar 9juta 960ribu dan anggaran untuk rembuk stunting sub kegiatan pemberian PMT pencegahan stunting

Sisko Making mengatakan, apa yang disampaikan ini hanya kecurigaan mereka saja karena, kegiatan berjalan. misalnya soal pembayaran honor seksi, bukan 8 bulan seperti yang mereka sampaikan tapi, 3 bulan tetapi, itu juga sudah diakui oleh bendahara bahwa ada kekeliruan dan saat ini dia sudah mengembalikan. lalu terkait stunting, mestinya BpD sampaikan saya agar saya jelaskan soal pengunaan anggaran jangan tebak tebak seolah-olah ada masalah. dengan kejadian ini, saya kemudian patut menduga, BPD tidak paham tugas, fungsi pengawasan sesuai Permendagri 110 tahun 2016 pasal 49 ucap Sisko.

Lebih jauh Sisko mengatakan,  untuk aliansi, saya juga pernah titipkan persoalan saat perdebatan di grup wa peduli lewotanah (pelita) tanggal 22 april 2022  tidak anehnya tidak ditanggapi. padahal disitu saya sudah paparkan seluruh masalah di desa secara terbuka sebelum kepemimpinan saya. ini mengindikasikan bahwa ada sesuatu yang tidak beres ujar Making.

Sebagai Kepala Desa saya tantang aliansi dan BPD, apakah mereka punya keberanian  untuk.melaporlan masalah yang sudah saya paparkan kepada mereka? perdebatan itu bulan April, dan laporan bulan mei, kenapa tidak laporkan semua masalah di desa tapi hanya hal yang mereka dicurigai pada masa kepemimpinan saya? ada apa ini tanya Sisko.

"Saya menilai, BPD Dikesare Tidak Netral dalam menjalankan roda pemerintahan, hal ini terlihat pada sikap BPD yang tidak mampu menjaga norma dan etika dalam hubungan kerjasama dengan pemerintah desa" ujar Fransiskus Making. 

Saya kasih contoh, misalkan ada masukan dari masyarakat tentang pemerintah Desa BPD tidak pernah minta desa melakukan klarifikasi untuk bagaimana menemukan solusi tapi mereka simpan itu sebagai sebuah masalah, kan aneh namanya. Lebih aneh lagi dari sikap BPD ujar Making bahwa saat gelar rapat antara pemerintah desa dan BPD, malah BPD minta gunakan toa, ini maksudnya apa? Kita ini urus desa, bukan mau tunjuk siapa lebih jago dari yang lain. Tegas Sisko.(SW/SL/Red)



Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7