Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Diduga Lakukan Intimidasi, Eksploitasi Hak Pekerja, Siska GJD Pratiwi Bos Oke Mart, Lembata. Di laporkan ke Nakertrans dan Polres.

Nurhayati juga menduga adanya indikasi perbudakan modern sesuai Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan dan Pemaksaan.

Indonesiasurya
Kamis, 28 Agustus 2025 | 13:01:24 WIB
Foto

Indonesiasurya com, Lembata - Nurhayati Kasman.,S.H kuasa hukum Miftakhul Putri Muliyono (28), melayangkan aduan ke dinas Nakertrans Lembata atas dugaan pelanggaran hak pekerja, intimidasi, eksploitasi, hingga perbudakan modern yang diduga dilakukan oleh, Siska GJD Pratiwi, bos toko Oke Mart, 

Nur melalui sambung telp seluler (27/8/2025) menjelaskan bahwa, aduan juga telah disampaikan ke tipiter Reskrim polres Lembata 

Nur menyayangkan perlakuan buruk yang diterima Miftakhul Putri Muliyono karyawan pada toko oke mart yang berada di kelurahan Selandoro kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata provinsi NTT.

Nur mengatakan, sejak awal Miftakhul diberangkatkan dari Surabaya, kota asalnya, ke Madiun oleh PT Renjos Jaya Sejahtera pada 15 Juni 2025. Agen menyampaikan travel sebagai fasilitas, tetapi kemudian dibebankan sebagai kasbon senilai Rp 250 ribu.

"Pada tanggal 16 Juni 2025, klien kami menandatangani kontrak kerja sebagai asisten rumah tangga (ART) dengan gaji Rp 2,7 juta + Rp 100 ribu jika tidak ambil cuti. Namun, setibanya di Lembata, klien kami ditempatkan tidak sesuai kontrak dan diperkerjakan oleh majikannya sebagai kasir sekaligus membongkar barang di bengkel, pekerjaan di luar kesepakatan yang tertuang dalam kontrak kerja," kata Nurhayati, 

Nurhayati mengatakan gaji bulan pertama Miftakhul dipotong oleh perusahaan dan agen. Perinciannya, sebesar Rp 1,5 juta untuk deposit, Rp. 250 ribu biaya travel, dan 250 ribu untuk seragam.

"Klien (Miftakhul) kami hanya menerima Rp 800 ribu," imbuhnya.

Kemudian, pada 12 Agustus 2025, Miftakhul pingsan disebabkan bekerja dalam keadaan menstruasi. Saat itu, Miftakhul dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Lewoleba. Dokter mendiagnosis infeksi saluran kemih (ISK) dan usus buntu. Namun, perusahaan penyalur dan majikannya yang berada di Kabupaten Lembata menolak bertanggung jawab dan menyatakan sakit tersebut bukan tanggungannya.

"Padahal menurut Pasal 86 UU Nomor 13 Tahun 2003 pekerja berhak atas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja," terang Nurhayati.

Tak cuma itu, Miftakhul diduga mengalami tindakan kasar dari majikannya. Seperti menunjuk wajah di depan konsumen, memegang leher yang diduga percobaan mencekik, dan berusaha merebut HP pribadi milik Miftakhul

Klien (Miftakhul) mendapat tekanan melalui chat dan ancaman," papar Nurhayati.

Nurhayati mengatakan, Siska diduga melanggar pasal UU Ketenagakerjaan. Selain itu, diduga pula melanggar Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

"Pelanggaran Hak Kesehatan Pekerja Pasal 86 UU Nomor 13 Tahun 2003 dan Pasal 5 UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja," ujarnya

Nurhayati juga menduga adanya indikasi perbudakan modern sesuai Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan dan Pemaksaan.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Palkostrad Bangun 24 Sumur Bor di Larantuka, Kodim 1624 Flotim Fasilitasi Penempatan

"Banyak warga dan sekolah yang menyampaikan permohonan karena mereka telah merasakan langsung kehadiran dan manfaat kebe

| Minggu, 18 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10