Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kadis PPA, Maria Anastasia Barabaje : "Lembata Darurat Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak"

jika dilihat dari rasio kasus kekerasan dalam 3 tahun terkhir, kecendrungan darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak cenderung meningkat.

Indonesiasurya
Jumat, 19 September 2025 | 23:42:04 WIB
Foto

Indonesiasurya.com Lembata - Kasus  kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur terus alami peningkatan hingga September 2025 ini sudah terjadi 61 Kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan anak Kabupaten Lembata, Maria Anastasia Barabaje, kepada wartawan Kamis (18/9/2025), membenarkan fakta Lembata mengalami darurat kekerasan perempuan dan anak, sebab terus terjadi dari waktu ke waktu.

In Wangge, sapaan sang Kepala Dinas PPA Kabupaten Lembata menuturkan, jika dilihat dari rasio kasus kekerasan dalam 3 tahun terkhir, kecendrungan darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak cenderung meningkat.

Angka  ini belum terhitung jumlah yang tidak mencuat baik di tingkat rumah tangga, Desa hingga Kebupaten.

"Menurut data kami di PPA, pada tahun 2023, terjadi 111 kasus, tahun 2024 menurun menjadi 63 kasus, dan hingga bulan september 2025 sudah terjadi 61 kasus. Angka ini diprediksi dapat meningkat hingga akhir tahun 2025. Angka ini tidak terhitung dengan kasus yang didiamkan di berbagai tingkatan," ujar Iin Wangge.

Ia merinci, kekerasan perempuan dan anak di Lembata diantaranya, KDRT dan kekerasan fisik,  penelantaran, Kasus perceraian atau Pisah ranjang di usia tua.

Sementara kasus kekerasan sexual sudah pada tahap darurat sebab terjadi berulang. Iin mengungkap, adanya modus kekerasan sexual terbaru di Lembata yakni, anak "jual" anak dan anak jualan video pribadi.

Pendekatan Pemerintah
Pola pendekatan guna meminimalisir kekerasan sexual anak secara konvensional yakni pendekatan struktural, dipandang tidak relevan lagi.

"Saat ini kita mengalami kemunduran dalam hal panutan dalam diri tokoh masyarakat dan tokoh pemerintah di berbagai level. Sehingga pendekatan melalui orang tua maupun tokoh masyarakat terhadap anak sudah tidak mempan. Kita membutuhkan pola pendekatan yang langsung menyasar anak," ujar Kadis PPA Lembata, Iin Wangge.

Pemerintah, kata Iin, sedang melakukan pendekatan yang langsung masuk ke dalam kelompok anak, jika tidak, harapan adanya generasi emas akan sulit dicapai di Lembata.

Sementara itu, sekretaris Aldiras Lembata, Elias Making mengatakan, komunitas civil society di Lembata perlu membuka diri bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pergumulan dan gerak guna menata masa depan anak.

"Ruang-ruang ekspresi bagi anak di Lembata jangan lupa untuk disiapkan Pemerintah, seperti komuntas, wadah tempat belajar dan peluang bekerja juga wajib dibuka seluas-luasnya bagi anak. Dengan demikian, pikiran dan energi positif dapat tersalurkan dan membawa dampak posistif bagi masa depan anak," ujar Elias. (PT/SL).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8