Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Setelah mendapat pengobatan di RS Sanglah Bali, MW gadis 13 tahun korban air keras asal Lembata, akan di rujuk lagi ke RSCM Jakarta.

MW korban air keras meninggalkan trauma di publik Lembata, masyarakat berharap MW mendapatkan perawatan medis yang maksimal agar bisa kembali normal.

Indonesiasurya
Jumat, 01 November 2024 | 21:31:39 WIB
Saat Kapolres Lembata kunjungi MW di RSUD Lewoleba

Lewoleba,Indonesiasurya.com - MW siswi 13 tahun korban air penyiraman keras pada senin 14 Oktober 2024 saat dalam perjalanan menuju sekolahnya SMP negeri satu Nubatukan Lembata masih meninggalkan trauma bagi masyarakat Lembata hal ini, bukan tanpa alasan MW yang terkena soda api hingga kini pun bisa melihat kembali secara normal padahal telah ditangani dokter ahli ada kecanggihan teknologi.

Informasi di dapat media ini, setelah mendapat perhatian serius dokter RS Sanglah Bali kini MW akan kembali dirujuk ke RSCM Jakarta. 

Pantauan media, kurang lebih 3 minggu MW mendapat perawatan serius tim dokter RS Sanglah akan tetapi belum banyak perubahan yang signifikan. 

Indah Witak, kakak korban kepada wartawan Jumat petang (1/11/2024).melalui pesan singkat Whatsup (wa) menjelaskan, kurang lebih sudah 21 hari berada di Bali dan intens melakukan perawatan kesehatan bagi korban namun kondisi korban belum membaik. 

lanjut Indah, sejak awal kedatangan bersama korban di RSUP. Prof. dr. I. G. N. G. Ngoerah Bali korban langsung ditangani oleh Tim dokter dan telah dilakukan operasi tahap pertama namun, dalam keterangan dokter, bahwa mata adik kami belum bisa dipastikan membaik dan harus di evaluasi.

Untuk diketahui, MW sudah selesai kontrol pertama di hari Rabu 23 oktober 2024, kata dokter, untuk saat ini yang perlu dilakukan adalah menjaga agar bola matanya tidak mengecil dan fokus untuk membentuk sel baru di matanya, usai itu baru bisa dilakukan tindakan selanjutnya. 

“saat ini, evaluasi perlengketan di kelopak matanya, dokter memutuskan, tindakan seterusnya dirujuk ke RSCM Jakarta,”terang Indah Witak. 

Dalam menghadapi situasi ini, ia juga mengucapkan limpah terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Lembata dan seluruh lapisan masyarakat Lembata yang telah membantu proses pengobatan bagi adiknya hingga bisa melangkah sejauh ini. 

Kerja marathon polres Lembata di bawah kepemimpinan AKBP I Gede Eka Putra Astawa bersama kasat reskrim polres Lembata Donny Sare berhasil mengamankan pelaku kurang dari 12 jam.

Pelaku dijerat pasal berlapis, penganiayaan berat berencana dan undang-undang perlindungan anak, pasal 355 ayat 1 (12 tahun penjara) dan pasal 82 ayat 1 (15 tahun penjara), hingga saat ini pelaku masih mendekam di jeruji besi polres Lembata menanti disidangkan 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Desa Roho Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Perayaan Peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Lembata

Lomba ini sebagai ajang minat dan bakat, juga sebagai kesempatan kepada para siswa menunjukan kemampuan yang mereka mili

| Minggu, 19 April 2026
Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7