Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup puluhan titik di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Indonesiasurya
Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:45:15 WIB
Foto

LEWOLEBA – Hingga saat ini, baru tiga dari puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang direncanakan beroperasi di Kabupaten Lembata. Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah, yang berupaya memenuhi target pembangunan SPPG di wilayah 3T sesuai dengan program prioritas nasional. 

Dalam rapat yang digelar pada 27 Februari 2026, di ruang rapat Bupati, pemerintah daerah bersama perwakilan tim pelaksana PT. Krakatau Steel berkomitmen untuk mempercepat pembangunan sejumlah SPPG di daerah tersebut.

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq secara langsung memimpin rapat percepatan pembangunan SPPG bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, yang juga Ketua Satgas MBG Kabupaten Lembata, Quintus Irenius Suciadi.

Selain dihadiri perwakilan tim pelaksana dapur MBG wilayah 3T, dan CV. Angker Jaya yang merupakan perwakilan PT. Krakatau Steel di Lembata, juga hadir Kepala Desa dari 13 desa. Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk segera menuntaskan target pembangunan SPPG di Kabupaten Lembata.

Saat ini ada 13 desa di Kabupaten Lembata yang telah mengantongi SK dari Badan Gizi Nasional. Ke-13 desa tersebut diantaranya: Desa Atawai, Bolibean, Tapobali, Atakera, Lamalera A, Puor B, Dulir, Atakore, Nubaboli, Nuba atalojo, Ile Kerbau, Lusilame dan dusun Lamanunang.  

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup puluhan titik di wilayah Nusa Tenggara Timur. 

Melki Habel, Koordinator Wilayah Lembata, Perwakilan PT Krakatau Steel, menjelaskan bahwa pekerjaan awal mencakup pembuatan lantai kerja berukuran 16x11 meter serta pembangunan rumah dengan ukuran 10x15 meter yang sesuai standar Badan Gizi Nasional. 

Menurut Melki, meskipun kontrak dimulai pada November 2025, pekerjaan fisik baru dimulai pada Desember 2025, akibat terkendala cuaca ekstrem yang menyebabkan penundaan.

Lebih lanjut dijelaskannya, pengerjaan proyek ini dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama, mencakup delapan desa prioritas, menargetkan pengiriman unit rumah prototipe dan pemasangan atap pada Maret 2026. Tahap kedua, melibatkan lima desa lainnya, dengan fokus pada penyelesaian pondasi dan pengiriman material. 

Terhadap hal ini, Bupati Kanis menegaskan pentingnya laporan perkembangan yang terstruktur dan terukur, serta evaluasi berkala untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan target.

Selain masalah waktu, Bupati Kanis juga menyoroti masalah kesiapan lahan sebagai faktor utama keberhasilan program ini. 

Kepala desa diminta untuk memastikan status lahan yang digunakan adalah sah, baik itu milik desa atau pihak lain. Jika lahan tersebut bukan aset desa, maka mekanisme sewa-menyewa perlu disepakati sesuai regulasi yang berlaku. 

Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi yang responsif antara semua pihak terkait, mengingat masih adanya kendala koordinasi di beberapa titik.

Terkait dengan pengembangan, lima desa tambahan, yaitu Desa Banitobo, Desa Puor, Desa Alap Atadei, Dusun Dangalangu, dan Dusun Wade, juga diusulkan untuk masuk dalam program ini. 

Pengusulan ini sedang diproses di Badan Gizi Nasional untuk mendapatkan SK, yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Lembata juga memastikan adanya sinkronisasi program dengan pemerintah pusat dan provinsi, guna mempercepat keberhasilan pembangunan SPPG.

Dengan adanya evaluasi rutin, penjadwalan yang terstruktur, serta dukungan dari pemerintah dan mitra kerja, diharapkan program pembangunan SPPG di Lembata dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi peningkatan gizi masyarakat di wilayah tersebut. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

PLTU Sambelia dan Infrastruktur Kelistrikan NTT Jadi Fokus PLN UIP Nusra Semester II 2026

Senior Manager Perencanaan PT PLN (Persero) UIP Nusra, Sugeng Santoso, mengatakan ketiga proyek tersebut merupakan bagia

| Senin, 20 Juli 2026
Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 16