Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Gila, Kabupaten Lembata Sumbang 24.78 Persen Angka Kemiskinan Dan 2.70 Kemiskinan Ekstrim

Lembata masuk zona merah tingkat kemiskinan di Indonesia. dengan menyumbang 24,78 persen angka kemiskinan. Angka ini menurut BPS di atas rata-rata Provinsi NTT 19,96 persen dan di atas rata-rata Nasional 9,36 persen.

Indonesiasurya
Kamis, 11 Juli 2024 | 10:16:23 WIB
Rakor penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrim di lembata

Lembata,Indonesiasurya.Com - Kabupaten Lembata dari tahun 2023 lalu hingga kini belum juga beranjak keluar dari zona merah tingkat kemiskinan di Indonesia.

Hal ini didasari pada data publikasi BPS  yang menyebut, Lembata masuk zona merah tingkat kemiskinan di Indonesia. dengan menyumbang 24,78 persen angka kemiskinan. Angka ini menurut BPS di atas rata-rata Provinsi NTT 19,96 persen dan di atas rata-rata Nasional 9,36 persen.

Adapun persentase penduduk miskin, Kabupaten Lembata menempati posisi ke-9 dari Kabupaten/Kota se-NTT. Sementara data kemiskinan ekstrim, Kabupaten Lembata menyumbang angka sebesar 2,70 persen. Angka ini sesuai hasil perhitungan angka ekstrim kemiskinan ekstrim dari Satgas Pengelola Data P3KE, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. 

Dengan demikian, Kabupaten Lembata berada di posisi ke-10 kemiskinan ekstrim di NTT. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lembata di tahun 2024 ini terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan ekstrim hingga di angka 0 persen atau zero.

Berdasarkan tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), bahwa pada 2030, Pemerintah Indonesia berupa mengurangi setidaknya setengah proporsi laki-laki, perempuan dan anak-anak dari semua usia yang hidup dalam kemiskinan di semua dimensi sesuai dengan definisi nasional.

Untuk mengurangi angka kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrim menjadi 0 persen pada tahun 2024, maka diperlukan terobosan inovasi dalam penanggulangan kemiskinan melalui kolaborasi berbagai pihak.

Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lembata adalah ditetapkannya Peraturan Bupati Lembata Nomor 16 Tahun 2023 tentang Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Lembata tahun 2023-2026.

Perda ini merupakan penjabaran dari pembangunan daerah di bidang penanggulangan kemiskinan. Diharapkan adanya RPKD Kabupaten Lembata ini sebagai acuan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan daerah dalam rangka penanggulangan kemiskinan bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata.

Sehubungan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Lembata melakukan Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tingkat Kabupaten Lembata Tahun 2024. Pelaksanaan Rakor ini dilakukan sehari penuh, di Aula Palm Hotel Lewoleba, Lembata.

Adapun maksud dan tujuan dari Rakor ini selain mempertegas komitmen dan membangun kesamaan pemahaman antara Pemda dan stakeholder terkait upaya percepatan penaggulangan kemiskinan dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim yang berbasis data, juga membangun sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa/Kelurahan dan pemangku kepentingan lainnya. 

Selain itu, Rakor ini juga untuk memperkuat tugas dan fungsi TKPK Kabupaten Lembata dan mengevaluasi, melaksanakan percepatan penanggulangan kemiskinan dan percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Lembata.

Sebagai bentuk komitmen kuat terhadap hal tersebut, Pemda Lembata melaksanakan Rakor di Aula Palm Hotel Lewoleba, Kabupaten Lembata, pada Rabu, 10 Juli 2024, dan dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, diwakili oleh Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Donatus Boli.

Rakor ini juga menghadirkan Narasumber dari Tim Kebijakan TNP2K, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial, Kemenko PMK, Kepala Pusat Lembaga Penelitian dan Pembangunan Masyarakat, IPB, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Lembata, dan Ketua TKPK Kabupaten Lembata.

Adapun peserta, menghadirikan pimpinan dan anggota DPRD, TKPK Kabupaten Lembata, para Kepala Desa dan Lurah, Tokoh Masyarakat dan NGO.  Sementara, jalannya kegiatan Rakor sendiri dilaksanakan dengan menggunakan metode pemaparan materi oleh Narasumber, diskusi, dan diakhiri dengan pendatangana Komitmen Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim Tahun 2024.

Menurut penjelasan Pemerintah, output dari kegiatan ini, dilakukan pernyataan komitmen antara Pemerintah Daerah, Desa dan pemangku kepentingan lainnya serta rumusan langkah konkrit Pemda dan Desa dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrim tahun 2024.

Terkait anggaran, Rakor ini bersumber dari APBD Kabupaten Lembata yang tertuang dalam DPPA Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Lembata  Tahun 2024. (baoon/SL)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Surat somasi beredar luas di medsos, Bupati Lembata Kanisius Tuaq "saya tidak mau menghakimi siapapun"

Saya menghormati hak setiap warga negara untuk menempuh jalur hukum. Namun saya tegaskan dengan sangat jelas: persoalan

| Minggu, 06 September 2026
Hama kutu putih serang tanaman di Lembata, dinas pertanian gerak cepat antisipasi penyebaran.

PLT kadis pertanian, Ade Hasan Yusuf kepada media ini melalui pesan singkat wa menulis, terkait serangan hama kutu putih

| Sabtu, 05 September 2026
Lima mobil operasional BPBD Lembata rusak, Siapa makan Anggaran perbaikan?

Kalau ada anggaran yang dikeluarkan tapi kendaraan belum juga bisa beroperasi, orang bisa berpersepsi jangan-jangan u

| Sabtu, 05 September 2026
Warga kota Lewoleba dukung wacana hadirnya Alfamart dan indomart di Lembata

Cristina Ischar Ladjar warga kota Lewoleba kepada media ini mengatakan bahwa dirinya mendukung kehadiran Alfamart dan In

| Sabtu, 05 September 2026
Dua Pelajar Diduga Curi HP Milik Siswa Saat Perkemahan, Polres Soppeng Bergerak Cepat

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp5 juta. Selanjutnya, kejadian tersebut

| Sabtu, 05 September 2026
Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14