Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Sudah ada dua Sumur bor berpotensi 10 Mega, PLN akan bor lagi di Dapur alam Atadei. Masyarakat tanya untuk apa?

Tahun 2004 itu memang sudah dilakukan pengeboran dan saat ini ada dua sumur bor tetapi, itu untuk penelitian yang berpotensi 10 Mega Watt namun karena dua sumur itu untuk penelitian, maka kami akan lakukan pengeboran Sumur panas bumi baru di lokasi tersebut" jelas Sitorus.

Indonesiasurya
Senin, 12 Agustus 2024 | 22:36:38 WIB
Di dapur alam atadeo

Atadei,Indonesiasurya.com - Manager Pertanahan dan Sertifikasi PT PLN UIP Nusa Tenggara, Bobby Robson Sitorus kepada awak media (9/8/2024) mengatakan, saat ini sudah ada dua sumur bor yang berpotensi 10 Mega dan PLN yang sedianya akan kelola panas bumi Atadei akan lakukan pengeboran lagi di lokasi yang tidak jauh dari sumur bor yang sudah ada. 

Berita terkait ; https://indonesiasurya.com/terkait-panas-bumi-atadei-angi-gutun-datang-di-seminar-budaya-masyarakat-sebut-itu-pertanda-buruk

https://indonesiasurya.com/warga-desa-berhamburan-dihajar-angi-gutun-seminar-budaya-di-atadei-pindah-tempat

"Tahun 2004 itu memang sudah dilakukan pengeboran dan saat ini ada dua sumur bor tetapi, itu untuk penelitian yang berpotensi 10 Mega Watt namun karena dua sumur itu untuk penelitian, maka kami akan lakukan pengeboran Sumur panas bumi baru di lokasi tersebut" jelas Sitorus.

Lebih jauh Robi mengakui bahwa, PLTP memiliki dampak yang besar jika tidak dikendalikan atau di kontrol.

Robi mencontohkan misalnya soal H2S pihaknya akan gunakan detektor untuk mengetahui apakah sudah melebihi Abang batas atau tidak. demikian juga jika ada kebocoran pipa, akan ada cara teknis operasional yang bisa kita lakukan. tapi kalau H2S akan hilang di udara ujarnya.

Demikian juga soal lumpur hasil pengeboran. kami akan buat kolam penampung ukuran 12 X 15 di kawasan PLTP untuk menampung lumpur sementara sisa air akan dimasukan kembali kedalam sumur bor ujar Robinson.

Namun demikian kata Manager Pertanahan dan Sertifikasi PT PLN UIP Nusa Tenggara ini bahwa, saat ini pihaknya hanya sosialisasi terkait pengadaan tanah.

"Kami awali dengan seminar budaya, tapi PLN hanya sebagai pendengar dalam seminar ini, karena seminar ini dilakukan oleh para ahli budaya di Lembata" ujar Robinson.

Lanjut Sitorus kegiatan kemarin, kemudian tidak bisa berjalan baik karena, tiba-tiba angin kencang dan kami tidak bisa berbuat apa-apa. padahal kami ingin tahu bagaimana untuk bisa mendapatkan tanah masyarakat, ingin juga tahu hal apa saja yang menjadi larangan ditempat tersebut.

Rencana PLN melakukan pengeboran lagi di lokasi tidak jauh dari dia sumur yang sudah ada itu untuk apa tanya masyarakat? Dua sumur bor itukan berpotensi 10 MW, sudah melampaui kebutuhan masyarakat Lembata lantas untuk apa lagi PLN berencana lakukan pengeboran?

Simon Wawin salah satu tuan tanah yang hadir dalam seminar budaya yang dipindahkan dari lapangan setelah angi gutun menerjang tenda, ke kantor desa mengatakan, nenek Kar itu baik tapi kita jangan Lawan dia.

"Nenek Kar itu baik tapi, kita tidak boleh lawan dia. jika ada  yang lawan, itu bisa bahaya. Nene kar akan marah, galak, lebih brutal dan menyusahkan kita" urai Wawin.

Dijelaskan Simon bahwa Watuwawer pernaj hadapi persoalan serius tahun 40 an dan 80 an yakni, Watuwawer pernah pecah dua kali dan itu karena kesalahan jadi sekrang jangan sampai hal ini terulang lagi. ingat Nene kar itu baik tapi kita jangan buat dia marah.

"saat ini ada dua hal yang perlu kita pikirkan yakni, kesehatan dan keselamatan" ungkap Simon Wawin.

Saya sampaikan ini karena ingin menyelamatkan masyarakat  lewogroma, Watuwawer, Lewokoba,  dan benolok ditambah dengan insinyur yang datang dari jauh-jauh itu. tegas Wawin.

Informasi yang di dapat menyebutkan,  Proyek geotermal Atadei menargetkan energi listrik dengan kapasitas 10 MW yang direncanakan mulai beroperasi pada 2027.

PT PLN telah mendapat izin prinsip dari Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur pada 27 November 2020, di mana luas lahan yang menjadi lokasi proyek 31.200 hektare.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Desa Roho Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Perayaan Peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Lembata

Lomba ini sebagai ajang minat dan bakat, juga sebagai kesempatan kepada para siswa menunjukan kemampuan yang mereka mili

| Minggu, 19 April 2026
Warga Lamaau Kesulitan Air Bersih, Pemda Lembata dan PT Cendana Indopearls Distribusi 15.000 Liter Air

Penyaluran dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lembata sebagai bagian dari upaya tanggap darura

| Sabtu, 18 April 2026
Dalam Diam Fraksi Partai Golkar Bantu Fasilitasi Perbaikan Dermaga Waijarang Lembata

Perbaikan dermaga di Lembata akan kami mulai bulan Mei, saat ini pada tahap perencanaan dan pengadaan,” ujar Mekeng m

| Sabtu, 18 April 2026
Solusi Pasar Jagung, Pemda Beli Jagung Tongkol, Harga Dijamin, Pembayaran Tunai

Kebijakan ini memberi kelonggaran bagi petani yang selama ini kesulitan memenuhi standar kadar air rendah akibat keterba

| Sabtu, 18 April 2026
Aksi KMI Jilid I di KPK, Tuduh Kadinkes Madina Jadi “Penagih Uang Keamanan”

Dugaan kuat bahwa saudara Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal menjadi king maker sekaligus penagih berkedok uang kea

| Sabtu, 18 April 2026
Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9