Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Akibat Menunda Tugas Akhir: Kesehatan Mental Mahasiswa Terganggu

Wilhelmus Basa UNWIRA Kupang

Indonesiasurya
Kamis, 11 Desember 2025 | 00:35:24 WIB
Ilustrasi

Menunda pengerjaan tugas akhir atau skripsi merupakan fenomena umum di kalangan mahasiswa. Banyak mahasiswa merasa tertekan menghadapi kompleksitas penelitian, tuntutan dosen pembimbing, serta rasa takut gagal. Kebiasaan menunda ini, jika berlangsung terus-menerus, dapat berdampak serius pada kesehatan mental mahasiswa.

Penundaan skripsi sering memicu stres berkepanjangan. Mahasiswa merasa waktu semakin sempit, sementara beban pekerjaan terasa semakin berat. Kondisi ini membuat pikiran terus terbebani, bahkan saat beristirahat.

Selain stres, muncul pula rasa cemas berlebihan terkait bimbingan dengan dosen, revisi yang tak kunjung selesai, dan ketakutan tidak lulus tepat waktu. Mahasiswa menjadi mudah panik, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan rasa percaya diri.

Dalam jangka panjang, penundaan tugas akhir dapat memicu gangguan tidur. Banyak mahasiswa mengalami insomnia karena terus memikirkan target yang belum tercapai. Kurang tidur memperburuk suasana hati dan menurunkan kemampuan berpikir jernih.

Tak jarang, mahasiswa juga mengalami gejala depresi, seperti kehilangan motivasi, menarik diri dari pergaulan, merasa bersalah berlebihan, dan merasa tidak berharga. Lingkaran ini sulit diputus karena rasa takut justru membuat mahasiswa semakin menghindari skripsi.

Kesimpulannya, menunda tugas akhir bukan hanya masalah manajemen waktu, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan mental. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memulai secara perlahan, membuat target kecil yang realistis, dan berani mencari dukungan agar beban psikologis tidak semakin berat.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Surat somasi beredar luas di medsos, Bupati Lembata Kanisius Tuaq "saya tidak mau menghakimi siapapun"

Saya menghormati hak setiap warga negara untuk menempuh jalur hukum. Namun saya tegaskan dengan sangat jelas: persoalan

| Minggu, 06 September 2026
Hama kutu putih serang tanaman di Lembata, dinas pertanian gerak cepat antisipasi penyebaran.

PLT kadis pertanian, Ade Hasan Yusuf kepada media ini melalui pesan singkat wa menulis, terkait serangan hama kutu putih

| Sabtu, 05 September 2026
Lima mobil operasional BPBD Lembata rusak, Siapa makan Anggaran perbaikan?

Kalau ada anggaran yang dikeluarkan tapi kendaraan belum juga bisa beroperasi, orang bisa berpersepsi jangan-jangan u

| Sabtu, 05 September 2026
Warga kota Lewoleba dukung wacana hadirnya Alfamart dan indomart di Lembata

Cristina Ischar Ladjar warga kota Lewoleba kepada media ini mengatakan bahwa dirinya mendukung kehadiran Alfamart dan In

| Sabtu, 05 September 2026
Dua Pelajar Diduga Curi HP Milik Siswa Saat Perkemahan, Polres Soppeng Bergerak Cepat

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp5 juta. Selanjutnya, kejadian tersebut

| Sabtu, 05 September 2026
Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7