Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kecelakaan Maut Di Malaysia Renggut Nyawa, Wilhelmus Wai Lein TKI Asal Lembata Keluarga Berharap Pemerintah Bantu Pulangkan Jenazah

Wilhelmus Wai Lein diketahui merantau ke Malaysia untuk mencari nafkah demi menghidupi keluarganya.

Indonesiasurya
Kamis, 15 Januari 2026 | 07:39:00 WIB
Foto

Lembata — Naas nasib Wilhelmus Wai Lein seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Lembata yang telah 50 tahun merantau, alami kecelakaan lalu lintas dan kehilangan nyawa di Malaysia.

Keluarga di Lembata merasakan duka mendalam, Hal ini disampaikan, Romaldus Puhun, warga Desa Loang, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata.

Harapan keluarga seakan runtuh setelah menerima kabar mertuanya, Wilhelmus Wai Lein, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Semenanjung Malaysia ungkap Romaldus Puhun.

Wilhelmus Wai Lein diketahui merantau ke Malaysia untuk mencari nafkah demi menghidupi keluarganya. Namun nasib tragis menimpanya setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan oknum pelaku yang tidak bertanggung jawab.

Dalam pesan yang disampaikan kepada media ini, Rabu (14/1/2026) dan Forum Pengurangan Resiko Bencana Lembata, Romaldus Puhun memohon bantuan berbagai pihak untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Ia menyebutkan, Wilhelmus meninggalkan seorang istri yang telah mendampinginya selama kurang lebih 50 tahun, serta dua orang anak putri yang masih sangat kecil. Salah satu anak berusia 3 tahun, sementara satu lainnya masih dalam kandungan dengan usia kehamilan sekitar 3 bulan.

“Kami baru menerima berita duka bahwa bapa mertua saya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Malaysia. Kami mohon bantuan forum dan semua pihak untuk mengusut kasus ini, karena pelaku hingga kini tidak bertanggung jawab,” tulis Romaldus dalam pesannya.

Ia mengaku tak tau kepada siapa ia harus mengadu, namun ia berharap pengusutan hukum terhadap pelaku yang menyebabkan Mertuanya itu tewas.

"keluarga juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Indonesia, khususnya melalui perwakilan di Malaysia, untuk memfasilitasi proses hukum serta pemulangan jenazah almarhum ke kampung halaman di Kabupaten Lembata," kata Romaldus.

Keluarga besar almarhum berharap kasus ini tidak berlalu begitu saja dan mendapatkan keadilan, sekaligus menjadi perhatian serius pemerintah terhadap keselamatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. (ST/SL).


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Surat somasi beredar luas di medsos, Bupati Lembata Kanisius Tuaq "saya tidak mau menghakimi siapapun"

Saya menghormati hak setiap warga negara untuk menempuh jalur hukum. Namun saya tegaskan dengan sangat jelas: persoalan

| Minggu, 06 September 2026
Hama kutu putih serang tanaman di Lembata, dinas pertanian gerak cepat antisipasi penyebaran.

PLT kadis pertanian, Ade Hasan Yusuf kepada media ini melalui pesan singkat wa menulis, terkait serangan hama kutu putih

| Sabtu, 05 September 2026
Lima mobil operasional BPBD Lembata rusak, Siapa makan Anggaran perbaikan?

Kalau ada anggaran yang dikeluarkan tapi kendaraan belum juga bisa beroperasi, orang bisa berpersepsi jangan-jangan u

| Sabtu, 05 September 2026
Warga kota Lewoleba dukung wacana hadirnya Alfamart dan indomart di Lembata

Cristina Ischar Ladjar warga kota Lewoleba kepada media ini mengatakan bahwa dirinya mendukung kehadiran Alfamart dan In

| Sabtu, 05 September 2026
Dua Pelajar Diduga Curi HP Milik Siswa Saat Perkemahan, Polres Soppeng Bergerak Cepat

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp5 juta. Selanjutnya, kejadian tersebut

| Sabtu, 05 September 2026
Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 23