Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Lestarikan Budaya Lokal, SDK Santo Yosep 2 Kupang Gaungkan Permainan Rakyat dan Literasi Sekolah

Kalau ini ditanamkan sejak SD, maka generasi kita tidak akan tercerabut dari akar budayanya

Indonesiasurya
Jumat, 09 Januari 2026 | 09:46:45 WIB
Foto

KUPANG —

Semangat melestarikan budaya lokal dan menumbuhkan budaya literasi sejak dini akan digaungkan di SDK Santo Yosep 2 Kupang pada Jumat (9/1/2026). Usai senam pagi di halaman sekolah, para siswa akan diajak terlibat langsung dalam permainan rakyat dan kampanye literasi sekolah yang menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif di Kota Kupang.

Kepala SDK Santo Yosep 2 Kupang, Agung Riwu, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah membentuk karakter anak melalui aktivitas yang edukatif, menyenangkan, dan berakar pada budaya bangsa.

“Anak-anak sekarang terlalu dekat dengan gawai. Melalui permainan rakyat, mereka belajar kerja sama, kejujuran, sportivitas, sekaligus mengenal jati diri budaya lokal,” ujar Agung Riwu Kamis (8/1-2026).

Untuk memperkuat pesan tersebut, pihak sekolah secara khusus mendatangkan Ketua Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Kupang, Goris Takene, yang selama beberapa bulan terakhir aktif menggelorakan kembali permainan tradisional di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.

“Permainan rakyat bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pendidikan karakter. Anak-anak belajar nilai kebersamaan, disiplin, dan kecintaan pada budaya sendiri,” kata Goris Takene yang dihubungi terpisah.

“Kalau ini ditanamkan sejak SD, maka generasi kita tidak akan tercerabut dari akar budayanya,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada aktivitas fisik dan budaya, SDK Santo Yosep 2 Kupang juga menguatkan gerakan literasi sekolah. Hadir sebagai narasumber, Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Provinsi NTT, Polikarpus Do, yang akan mengajak siswa mencintai membaca sejak dini.

“Literasi adalah pintu masa depan anak-anak. Sekolah harus menjadi ruang yang ramah bacaan dan membangun kebiasaan membaca setiap hari,” tutur Polikarpus Do.

Kampanye literasi ini juga diperkuat oleh jurnalis Harian Kompas, Frans Pati Herin, yang akan berbagi pengalaman dan memotivasi siswa agar berani bermimpi besar melalui membaca dan menulis.

“Buku bisa membawa anak-anak melihat dunia yang lebih luas. Dari membaca, lahir imajinasi, dari imajinasi lahir masa depan,” ujar Frans.

Melalui kolaborasi permainan rakyat dan literasi sekolah ini, SDK Santo Yosep 2 Kupang berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, berkarakter, dan membumi, sekaligus menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berbudaya. (goe)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Semangat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Kapolres Kolaka Dorong Penegakan Hukum yang Humanis dan Berintegritas

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, trans

| Kamis, 03 September 2026
PMKRI Sambangi Penyintas Gempa Flores di Manggarai Barat, Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

Pendataan dan dokumentasi yang kami lakukan hari ini akan menjadi basis advokasi mendesak. Kami akan terus mendesak peme

| Kamis, 03 September 2026
Damailah di Perkemahan Langit

Puisi Mery Costantiana Lola

| Selasa, 01 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3