Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Mengetahui tentang Patung Menino Jesus - Lewolaga Larantuka NTT

Dalam pelayaran mereka membawa serta alat perang, alat nelayan, alat pertanian dan patung- patung kudus sebagai pelindung

Indonesiasurya
Jumat, 18 April 2025 | 01:27:31 WIB
Sesaat sebelum prosesi Jumat agung di lewolaga

Lewolaga,Indonesiasurya.com - Menurut cerita sejarah, Suku Bentu – Kelasa (D'clas) yang berasal dari Malaka, adalah bangsa pelaut yang dalam.pelayaran mereka membawa serta banyak peralatan termasuk barang yang diyakini sebagai pelindung.

Barang-barang ini seperti yang dikisahkan oleh tetua dari suku bentu adalah barang pusaka milik nenek moyang mereka.

Dalam pelayaran mereka membawa serta alat perang, alat nelayan, alat pertanian dan patung- patung kudus sebagai pelindung.

Ada pun patung- patung religi yang sudah bisa dikenali berdasarkan tulisan - tulisan pada tubuh patung tersebut antara lain :
1. Patung Nossa Senhora e Menino Jesus (Bunda Maria dan Kanak Yesus),
2. Jesus Bom Pastor (Yesus gembala yang baik),

3. Jesus Sofremento (Tubuh Yesus yang menderita),
4. A Parte de Corpo de Jesus Sofremento (bagian dari tubuh Yesus yang menderita),
5. Jesus Crucificado (Yesus yang tersalib) dan masih banyak lagi patung- patung lainnya yang dipercaya sebagai Lera Wulan atau Tuhan Allah.

Patung- patung ini sebagian sudah mulai lapuk dan rusak dimakan usia. Selain itu ada juga patung dan perlengkapan yang digunakan dalam prosesi Jumad Agung.

Kegiatan prosesi ini sudah mulai dilakukan dalam bentuk yang sederhana.
Pada awalnya kegiatan mulai dilakukan di LewoKroko (Lewookin) Kampung lama dari desa Lewolaga dengan mengusung patung Kanak Yesus (Menino Jesu).

Dalam perkembangannya patung yang diusung dalam prosesi adalah patung mayat Yesus yang terbuat dari kayu. Patung ini akhirnya disimpan karena sekitar tahun 1815, Misionaris Ordo Dominikan dari Portugal yang berdiam di Larantuka yang pada saat itu sebagai pusat keuskupan menyumbang sebuah patung mayat Yesus sehingga digunakan hingga saat ini.

Kegiatan ini dulunya dilakukan dengan 3 armida (tempat persinggahan) dari suku- suku yang pertama mendiami Lewolaga yaitu armida Kelasa (D'clas), armida Bentu dan armida Kabele’en Lewoema.

Seiring berjalannya waktu sehingga semakin banyak warga yang menetap di Lewolaga maka armida –armida ini ditambah lagi sehingga menjadi 6 armida dengan pembagian yakni armida pertama dari suku Kabele’ng Kun De, armida kedua dari suku Kelasa (D'clas), armida ketiga dari suku Kabele’ng Sani Oneng, armida keempat dari suku Bentu Merpi, armida kelima dari suku Kabele’ng De’Ornay dan armida keenam dari suku Bentu Kromen Nuhon.

Suku- suku dari keenam armada inilah yang dinamakan Perpetu (pemilik armida).

Para perpetu mempunyai lilin besar yang dipasang pada setiap perayaan Paskah. Sedangkan beberapa suku lain yang mendiami Desa Lewolaga tidak mempunyai armada namun mereka mengambil bagian dalam kegiatan ini.

Kegiatan prosesi Jumad Agung atau yang sering disebut Semana Santa merupakan suatu rangkaian acara Pekan Suci, yang dimulai pada hari Selasa sebelum Paskah hingga hari Senin sesudah Paskah.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

PLTU Sambelia dan Infrastruktur Kelistrikan NTT Jadi Fokus PLN UIP Nusra Semester II 2026

Senior Manager Perencanaan PT PLN (Persero) UIP Nusra, Sugeng Santoso, mengatakan ketiga proyek tersebut merupakan bagia

| Senin, 20 Juli 2026
Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 35