Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Operasi Tanpa Kajian Lingkungan, Ketua Forum PRB Lembata minta SPBU Ema Pia Tanah Merah ditutup

Kehadiran SPBU Ema pia ditanah merah sangat menggangu masyarakat dan lingkungan sekitar. Pengunaan badan jalan, parkir kendaraan yang tidak tertib sangat menggangu pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.

Indonesiasurya
Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01:48 WIB
Antrian di spbu

Lembata - Ketua forum PRB Lembata, Alexsander Raring minta pemerintah dan aparat penegak hukum tindak tegas SPBU Ema pia tanah merah ilepae yang beroperasi tanpa kajian lingkungan, SPBU tersebut tidak memiliki dokumen UPL/UKL dan sebaiknya ditutup hingga miliki dokumen lingkungan.

Acan Raring menegaskan, mestinya sebuah badan usaha sebelum beroperasi segala dokumen pendukung telah di selesaikan jika tidak maka, harus di hentikan sebelum kegiatan berjalan

"Setahu saya SPBU Ema pia tanah merah belum memiliki ukl/UPL jadi harus dihentikan operasinya sementara sampai dokumen ada baru kembali berjalan" ujar Acan.

Saya tidak tahu SPBU Hikam Lamahora, punya seperti apa, waijarang dan Balauring juga seperti apa tapi setahu saya sebelum SPBU beroperasi upl ukl harus sudah ada.

Acan mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya bersama pemerintah dalam hal ini, DLH , pengusaha dan beberapa pihak lain membahas ukl upl SPBU 51 di merdeka kecamatan lembatukan dan saya tahu bahwa SPBU tanah merah belum kantongi izin lingkungan.

Kehadiran SPBU Ema pia ditanah merah sangat menggangu masyarakat dan lingkungan sekitar. Pengunaan badan jalan, parkir kendaraan yang tidak tertib sangat menggangu pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut.

Penelusuran media ini, diketahui bahwa pihak Kementrian telah menerbitkan surat teguran keras bahkan SPBU tanah merah diminta untuk operasinya di hentikan sementara untuk melengkapi dokumen.

"Pihak swasta yang kerja di SPBU Ema pia tanah merah, tolong jaga nama baik keuskupan. Dan kami minta agar uskup pecat semua pengelola nakal di SPBU tersebut, dan merekrut tenaga baru yang lebih profesional" ungkap Acan Raring

Sementara itu, Ama Azis salah satu warga Ileape yang merupakan pengguna jalan tersebut mengatakan sangat terganggu dengan para pengantin yang menggunakan badan jalan.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Pesan Ketua LMA Emeyode Sorong Selatan di HUT RI ke - 81

Dalam rangka memperingati HUT ke 81 kita bersatu untuk membangun Indonesia dan Kabupaten Sorong Selatan ke masa depan ya

| Minggu, 16 Agustus 2026
Melalui Branch Office (BO) Maumere, BRI Salurkan Donasi Tanggap Darurat Gempa Flores.

Pemimpin Branch Office BRI Maumere, Risky Darmawan, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari k

| Minggu, 16 Agustus 2026
Cinta, doa dan harapan umat Buangbuto Buyasuri terjawab, Kapela Santo Laurensius diresmikan

Linda salah satu donatur dalam sambutan mengatakan, Kapela ini tidak hanya dibangun dengan batu dan semen tapi banyaknya

| Minggu, 16 Agustus 2026
Korban Bencana Gempa Flores Bertambah jadi 90 orang, masyarakat diminta tetap waspada

Fokus Operasi SAR menunjukkan sebaran wilayah korban meninggal dunia paling banyak ditemukan di dua wilayah, yakni Kabup

| Minggu, 16 Agustus 2026
Melawan Arus Demi Merah Putih, Prajurit Sathantai Kodaeral VI Tembus Podium

Prestasi Peltu Mar Haris diharapkan dapat menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, me

| Minggu, 16 Agustus 2026
BBM Antri, Gas Menghilang dan Mahal. Gayanaji Komisi I DPRD Wajo Warga Nilai Cuma Pencitraan

Keluhan ini semakin besar karena sebelumnya Komisi 1 DPRD Wajo sempat turun langsung ke lapangan dengan rombongan dan ka

| Minggu, 16 Agustus 2026
Bupati Kanis Tuaq keluarkan Himbauan bagi warga Lembata terkait Gempa Flores.

Bupati meminta masyarakat agar, Tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi perkembangan situasi pasca terjadinya gempa

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Nagakeo masih mencekam, gempa susulan mencapai magnitudo 6,2

Suharyanto menyebut salah satu gempa susulan mencapai magnitudo 6,2 pada pukul 05.13 WIB. Gempa tersebut berada di kedal

| Sabtu, 15 Agustus 2026
BMKG Observasi ketinggian permukaan laut di 10 wilayah Ini.

Dengan memperhatikan kondisi terkini, terkait dengan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ada la

| Sabtu, 15 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3